Destinasi wisata maros - Langkah kaki kini menuntunku ke kabupaten di Sulawesi Selatan yaitu Kabupaten Maros. Jarak Kota Makassar ke Kota Maros itu cukup dekat sekitar 35 Km. Kita hanya butuh waktu kurang lebih 45 menitlah untuk sampai, dengan mengendarai sepeda motor bahkan bisa kurang dari itu kalau lagi nggak macet. 

Kota Maros ini terkenal loh dengan pegunungan karstnya, sehingga banyak yang melakukan penelitian terkait geologi, arkeologi dan jenis penelitian yang lain. Selain bentangan alam yang menakjubkan, tempat ini juga menyimpan ratusan gua (Leang) yang terindentifikasi sebagai tempat tinggal manusia purba. Inilah yang menjadi daya tarik bagi yang ingin melihat salah satu situs prasejarah dunia ini.

Kunjungan saya ketempat ini tidak sekali saja, untuk bisa menikmati beberapa tempat wisata. Pahamlah, pada saat menjadi mahasiswa harus kumpul recehan dulu baru otw keliling dunia. 

Destinasi Wisata Maros 

1. Karst Rammang-Rammang

Letaknya itu didesa Salenrang, Kecamatan Bontoa, jika kita dari arah jalan poros Makassar-Parepare, setelah kota Maros belok kanan ke arah pabrik semen Bosowa. Ditempat ini kalian akan melihat hamparan pegunungan karst yang sangat indah. 

Sesampainya di Rammang-Rammang, kita dapat menyewa perahu untuk mengelilingi sepanjang sungai sambil melihat pegunungan karst yang berada disekitar sungai. Kalau tidak salah harga naik perahu itu sekitar 50 ribu perorang, cukup mahal bagi saya tapi harga itu sudah sebanding dengan keindahan yang nantinya akan kita lihat. Namun pada saat itu kami lagi tidak ingin mencobanya.

Ada sebuah cafe yang cukup menarik bagi kami berdasarkan survey sebelumnya di media sosial. Cafe ini cocok banget untuk jadi spot foto, dengan background pegunungan karst.

 
Setelah puas foto ditempat ini, kami melanjutkan kesuatu tempat yang dinamakan Telaga Bidadari. Cukup berjalan kaki sekitar 2-3 Km untuk sampai ketempat ini. Jalannya itu cukup menanjak sih, karena terletak diatas bukit. 

Tiba disana, bertemu dengan air yang jernih dan segar, diputuskan lah untuk mandi. Suatu hal yang sangat rugi kesuatu tempat yang terdapat air yang jernih dan segar kemudian tidak mandi. Telaga ini tidak terlalu luas, namun cukup dalam pada bagian tengahnya. Jadi harap hati-hati kalau nggak bisa berenang dan juga batunya cukup tajam untuk melukai mu.


Sebenarnya masih banyak sih tempat disekitar Rammang-Rammang, namun pada saat itu kami hanya tertarik pada dua tempat ini.

2. Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

Taman nasional ini terletak dikecamatan Bantimurung, Maros. Untuk bisa masuk ketempat ini cukup dengan membayar 25 ribu. Ada berbagai objek alam yang akan memanjakan mata, penangkaran kupu-kupu dari berbagai spesies yang berbeda-beda, gua dengan stalaktit dan stalakmit yang indah, air terjun dengan airnya yang segar dan bersih.

 
Ada dua gua yang bisa kita masuk kedalamnya yaitu gua mimpi dan gua batu. Pertama kami tertarik untuk masuk kedalam gua mimpi, namun pada saat tiba didepan gua kami tidak menemukan tour guide jadi kami tidak jadi kedalam donk, kami juga tidak membawa pencahayaan berupa center selain itu kami juga takut jangan sampai kenapa-kenapa nantinya. 

Akhirnya diputuskan kegua batu, jalur ke gua batu dan kegua mimpi itu berbeda, cukup jauh dan menguras tenaga. Tak masalah, sesuatu yang indah itu memang butuh perjuangan untuk mendapatkannya.

Masuk ketempat ini pun tanpa ditemani tour guide, lagi-lagi sebuah kebodohan. Gua batu yang tidak terlalu dalam dan jalannya yang buntu membuat kami memberanikan diri untuk masuk tanpa ditemani tour guide.

Perjalanan dilanjutkan ke objek wisata yang masih dikawasan Bantimurung yaitu Helena Sky Bridge. Jembatan gantung ini terletak tepat diatas penangkaran kupu-kupu, kita bisa menikmati keindahan taman nasional dari atas dan juga bisa melihat kupu-kupu yang ada dipenangkaran. Berada ditempat ini juga bisa melihat keindahan sunset.



3. Leang-Leang

Leang-Leang masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, namun jalur menuju tempat ini berbeda arah dengan jalan menuju Bantimurung. Leang-Leang ini jika direduplikasi dari bahasa makassar artinya gua. 

Ditempat ini kalian akan melihat pegunungan karst, gua dengan sejumlah lukisan peninggalan manusia purba juga bisa kita jumpai ditempat ini. Hal inilah yang menjadikan tempat ini banyak diteliti oleh para arkeolog dari luar negeri.



4. Air Terjun Taipa

Objek wisata air terjun taipa ini berada di Tompobulu, Maros. Percarian tempat ini bagi kami agak sedikit lama, karena sebelumnya rencana kami ke Wae Merrungnge, Tompobalang, Maros. Namun dikarenakan butuh berjalan kaki yang cukup lama, jadi kami putuskan untuk berubah haluan. 

Mencari objek wisata di google yang dapat kami jangkau tanpa butuh waktu yang lama, akhirnya ketemulah air terjun ini. Bermodalkan google maps untuk menemukan tempat ini ternyata cukup menyulitkan bagi kami. Beberapa kali harus salah jalan sampai kami bisa menemukan tempat ini. 

Sebenarnya ada petunjuk dijalan menuju ketempat ini, namun kami kurang memperhatikan karena terburu-buru, takut kemalaman. Petunjuknya itu kami lihat setelah keluar dari tempat ini. Untuk masuk pun tidak dikenakan tarif, karena tempat ini belum dikelolah untuk jadi objek wisata oleh pemerintah setempat.


Segarnya Air Terjun Taipa tentu membayar kelelahan untuk bisa sampai ketempat ini. Kalian dijamin tidak akan menyesal.


Itulah destinasi wisata Maros yang sempat saya kunjungi. Masih banyak destinasi wisata yang lain, ini hanyalah sebagian kecilnya saja. Ayo kita ketempat yang belum pernah kita kunjungi, karena hidup adalah perjalanan maka langkahkan kakimu ke tempat-tempat yang belum pernah kau tuju.




 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama